Cara kerja Mesin 2 Tak

. Pengertian Mesin 2 Tak

Mesin 2 tak (two-stroke engine) adalah jenis mesin pembakaran dalam yang menyelesaikan satu siklus kerja hanya dalam dua langkah piston, yaitu satu kali naik dan satu kali turun. Artinya, mesin ini hanya membutuhkan satu putaran poros engkol (crankshaft) untuk menghasilkan tenaga.

Mesin 2 tak banyak digunakan pada:

  • Sepeda motor lama (motor bebek & sport generasi lama)
  • Mesin potong rumput
  • Gergaji mesin
  • Mesin tempel perahu

Keunggulan utamanya adalah konstruksi sederhana dan tenaga yang besar dibandingkan ukurannya.

. Komponen Utama Mesin 2 Tak

Sebelum memahami cara kerjanya, kita perlu mengenal komponen utama mesin 2 tak:

  1. Piston – Bergerak naik dan turun di dalam silinder
  2. Silinder – Tempat terjadinya pembakaran
  3. Crankshaft (poros engkol) – Mengubah gerak naik-turun piston menjadi gerak putar
  4. Karburator – Mencampur udara dan bahan bakar
  5. Busi – Memercikkan api untuk pembakaran
  6. Port/Saluran:
    • Port masuk (intake)
    • Port buang (exhaust)
    • Port bilas (transfer)

Berbeda dengan mesin 4 tak, mesin 2 tak tidak memiliki katup (valve).

Cara Kerja Mesin 2 Tak

Langkah 1: Piston Naik (Kompresi + Hisap)

Saat piston bergerak naik dari titik bawah ke titik atas:

  • Campuran udara dan bahan bakar di dalam silinder dikompresi
  • Pada saat yang sama, di ruang bawah piston (crankcase) terjadi proses hisap campuran baru
  • Ketika piston hampir mencapai titik atas, busi memercikkan api
  • Campuran bahan bakar dan udara siap terbakar

👉 Pada langkah ini terjadi dua proses sekaligus:

  • Kompresi
  • Hisap

🔹 Langkah 2: Piston Turun (Usaha + Buang)

Setelah busi memercikkan api:

  • Terjadi pembakaran
  • Tekanan pembakaran mendorong piston turun dengan kuat
  • Gerakan ini memutar poros engkol dan menghasilkan tenaga
  • Saat piston turun:
    • Port buang terbuka → gas sisa pembakaran keluar
    • Port bilas terbuka → campuran baru masuk ke silinder

👉 Pada langkah ini juga terjadi dua proses sekaligus:

  • Usaha (tenaga)
  • Buang

🔄 Siklus Berulang

Setelah piston mencapai titik bawah:

  • Piston kembali naik
  • Siklus terulang kembali
  • Mesin terus menghasilkan tenaga selama ada bahan bakar dan percikan api

Sistem Pelumasan Mesin 2 Tak

Berbeda dengan mesin 4 tak, mesin 2 tak tidak memiliki bak oli.

Pelumasan dilakukan dengan:

  • Mencampur oli samping dengan bahan bakar, atau
  • Menggunakan oil pump (autolube)

Oli ini ikut terbakar bersama bahan bakar, sehingga:

  • Mesin 2 tak menghasilkan asap lebih banyak
  • Konsumsi oli lebih tinggi

5. Kelebihan dan Kekurangan Mesin 2 Tak

✅ Kelebihan:

  • Desain sederhana
  • Tenaga besar
  • Bobot mesin ringan
  • Perawatan relatif mudah

❌ Kekurangan:

  • Lebih boros bahan bakar
  • Emisi gas buang tinggi
  • Umur mesin cenderung lebih pendek
  • Lebih berisik

Mesin 2 tak bekerja dengan dua langkah piston dalam satu siklus tenaga, sehingga mampu menghasilkan tenaga lebih cepat dibanding mesin 4 tak. Kesederhanaan desain membuat mesin ini kuat, ringan, dan responsif, namun dibayar dengan konsumsi bahan bakar dan emisi yang lebih tinggi.

Meskipun saat ini penggunaannya mulai berkurang karena faktor lingkungan, mesin 2 tak tetap penting untuk dipahami sebagai dasar ilmu mesin dan teknologi otomotif.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top