1. Bahaya Listrik

  • Stop kontak atau kabel listrik yang rusak atau terbuka.
  • Penggunaan colokan listrik berlebihan (overload).
  • Alat elektronik dibiarkan menyala tanpa pengawasan.
  • Kabel terkelupas atau terletak di tempat yang sering dilewati.

2. Bahaya Kebakaran

  • Kompor gas yang bocor atau tidak dimatikan setelah digunakan.
  • Penyimpanan bahan mudah terbakar (bensin, alkohol) di tempat yang tidak aman.
  • Lilin atau rokok yang dibiarkan menyala tanpa pengawasan.
  • Penggunaan alat pemanas tanpa ventilasi yang cukup.

3. Bahaya Gas dan Zat Beracun

  • Kebocoran gas dari tabung LPG yang tidak terdeteksi.
  • Karbon monoksida dari kendaraan yang dinyalakan di garasi tertutup.
  • Penyimpanan bahan kimia rumah tangga (pembersih, pestisida) yang tidak aman.

4. Bahaya Terpeleset, Jatuh, dan Cedera

  • Lantai licin karena air atau minyak tumpah.
  • Karpet atau keset yang tidak menempel dengan baik di lantai.
  • Tangga yang tidak memiliki pegangan atau penerangan yang cukup.
  • Mainan atau barang berserakan di lantai, menyebabkan risiko tersandung.

5. Bahaya di Dapur

  • Pisau atau benda tajam yang tidak disimpan dengan benar.
  • Wadah makanan panas yang bisa tumpah dan menyebabkan luka bakar.
  • Kompor yang menyala tanpa pengawasan.
  • Minyak panas yang bisa meledak atau tumpah saat memasak.

6. Bahaya di Kamar Mandi

  • Lantai kamar mandi licin dan tidak memiliki keset anti selip.
  • Air panas dari pemanas air yang bisa menyebabkan luka bakar.
  • Sirkulasi udara yang buruk, menyebabkan kelembapan berlebih dan pertumbuhan jamur.

7. Bahaya bagi Anak-Anak

  • Obat-obatan atau benda kecil yang dapat tertelan.
  • Perabotan dengan sudut tajam yang dapat melukai anak.
  • Jendela atau balkon yang tidak memiliki pengaman.
  • Mainan atau benda beracun yang dapat membahayakan anak kecil.

8. Bahaya di Luar Rumah

  • Kolam atau bak air tanpa pengaman, berisiko tenggelam.
  • Hewan peliharaan agresif yang dapat menyerang anak kecil.
  • Pohon atau benda yang berisiko roboh saat cuaca buruk.

Cara Mengurangi Risiko Bahaya di Rumah

  • Periksa instalasi listrik secara berkala.
  • Gunakan alat pemadam api ringan (APAR) di dapur.
  • Pastikan ventilasi baik untuk menghindari gas beracun.
  • Gunakan keset anti selip dan penerangan yang cukup.
  • Simpan bahan kimia dan benda tajam di tempat yang aman.
  • Ajarkan anak-anak tentang bahaya di rumah dan cara menghindarinya.

Menjaga keamanan rumah adalah langkah penting untuk mencegah kecelakaan dan melindungi keluarga.

  1. Bahaya Kebakaran di Dapur :

2. Bahaya Listrik di Rumah

Bahaya Terpeleset & Jatuh

Scroll to Top